ah... rasanya udah lega banget udah wisuda. udah gak ada tugas yang mengharuskan saya begadang, udah gak ada tugas yang akhirnya membuat saya berhenti membaca novel dan akhirnya saya berhenti untuk meminta-minta atas dasar uang kuliah.
namun dibalik semua kelegaan itu saya selalu terlamun-lamun tentang bagai mana ke depannya? tentang apa sebenarnya tujuan hidup saya?
semester delapan saya sudah mulai mengatur rencana saya setelah wisuda. ada beberapa rencana yang akhirnya saya timbang-timbang lagi dan ada juga yang benar-benar saya bunuh. semua itu tentu menyangkut kesehatan mama dan babeh yang sudah mulai menurun. belum lagi nenek saya yang sekarang juga lumpuh dan di rawat di rumah saya.
semua orang tentu mempunyai impian hidup masing-masing. beberapa diantara mereka berhasil meraihnya. ada diantara mereka gagal.
saya tidak sedang mengeluh tentang impian-impian saya yang berhenti sejenak. saya juga tidak mau mengucap kalu impian saya sudah gagal. saya masih dan terus berusaha untuk mewujudkannya. meski ini semua tidak segampang seperti bayangan saya dulu. kondisi sekarang sudah sangat berbeda.
kondisi-konsisi yang sulit ini jujur membuat saya sulit. membuat saya semakin bingung langkah apa yang harus saya ambil dulu? langkah yang terbaik dan tidak menghancurkan impian saya. namun tidak juga menghapuskan kodrat saya sebagai seorang anak yang ingin berbakti kepada orang tua.
impian saya intuk terus belajar masih tersimpan dalam di hati. sangat dalam saya sulit bernafas jika terus mengungatnya.
selain itu saya mempunyai banyak hal yang sedang saya susun rapih-rapi. memulainya dengan begitu hati-hati. semoga kelak bukan hanya asa yang saya patri disetiap dinding di kepala saya.
bagaimana saya mencapai ini semua? tentunya akan berat, namun pasti bahagia apabila kita telah berhasil meraihnya. saya akan berusaha dan berdoa. apa lagi yang bisa saya lakukan selain itu? nantinya tinggal Tuhan yang menjawab atas itu semua.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar