Jumat, 31 Agustus 2012

OMG Gue Lulus Kompre

alhamdulilah, rasa syukur sebesar-besarnya atas nikhmat Allah berupa kebahagiaan yang tak henti-hentinya buat gue yang kadang nakal sama Allah, suka bandel, dan masih menjadi muslim yang labil. meski demikian Allah yang super duper baik itu tetap saja sayang, makasih ya Allah.

makasih buat orang tua gue, mamas dan dede, kalian adalah penyemangat hidup gue. bu lik dan pak lik yang selalu memberikan dukungan moral maupun material yang bisa membuat septi kaya gini sekarang, septi sayang banget sama bu lik, pak lik, aldo, mitha, tiwi, adi dan rika. semua penghuni rumah padang is the best deh :)

di padang gue banyak banget dapat saudara, sahabat dan teman-teman baru. gue bersyukur banget punya kalian. yang pertama gue mau ngucapin I LOVE YOU SO MUCH buat genk No Name freak person ever oci, wati, nana, dila yang selalu saja bisa membuat tertawa. persaudaraan kita gak akan pernah luntur (amin). gue bakalan kangen banget nonton film dan makan bakso empat ribu sama kalian. gak lupa gue juga pingin peluk erat keluarga WP yang bagi gue udah lebih dari sekedar berorganisasi di sana, WP udah kaya keluarga buat gue. banyak banget orang-orang baik yang gue temuin di sana kaya ridho, kak ana, bg awi, bayu, dan si adek durhaka una (you are rock una :P). terus buat tempat yang namanya "pusgawa" di sana banyak cerita indah terukir.

gue bersyukur tapi juga sedih. gue bersyukur banget karena sekarang gue udah jadi Septi Handayani, S.Pd. tapi gue juga sedih karena sebentar lagi gue bakalan move dari kota senja ini. gue bakalan kangen dengan kalian.
yah, gue akhirnya LULUS. gue LULUS KOMPREEEEE........!!!!!

*maaf kalau say thanks ini ada nama yg gak kesebut, nanti disambung pas photo habis kompre udah dicopy ya :)


Kamis, 30 Agustus 2012

OMG Kompre

besok gue kompre, jumat 31 agustus 2012. OMG...!! gue resah, takut, stres dan cemas. seneng sih udah mau kompre besok, tapi beneran hati gak tenang banget. takut mengecewakan banyak orang, tapi gue bakalan berusaha mati-matian memperjuangkan apa yang harusnya gue perjuangkan kok. keep fighting septi :D
Mohon supportnya ya, doa kalian sangat sangat gue butuhin saat ini. semoga Allah merestui perjuangan gue ini. Amin

Rabu, 22 Agustus 2012

Dari Mana Cintamu?


gue menikmati hidup gue dengan rasa syukur yang amat tinggi karena gue termasuk orang yang hidupnya penuh dengan cinta. cinta bisa di dapat dari orang tua, saudara, sahabat dan teman-teman di lingkungan kita tinggal. 

yah, gue beruntung banget gue gak pernah kekuarangan kasih sayang.

di dunia ini ada dua tipe manusia yang mendapatkan cinta. yang pertama orang yang mendapatkan cinta karena dia cantik. orang yang cantik atau ganteng biasanya dapat dengan mudah mendapatkan cinta. meski cinta yang mereka dapat menurut penilaian gue ini jenis cinta yang kwalitasnya rendah. 

kenapa gue bilang rendah? karena cinta jenis ini hanya hanya menilai cinta dari segi fisik. cinta jenis ini juga pada umumnya labil. ingat gak di langit masih ada langit, kalau menilai cinta diukur hanya dari segi fisik, tentu suatu saat juga akan luntur karena pasti akan menemukan sesuatu yang lebih bagus, cantik dan menawan pada fisik yang lain.orang jenis ini biasanya lebih banyak mempunyai mantan pacar dari pada sahabat.

yang kedua adalah tipe manusia yang mendapatkan cinta karena kemampuannya membuat orang lain nyaman bersamanya. nyaman bukan berarti menyediakan tempat duduk yang empuk, makanan yang banyak dan hiburan yang selalu ada. nyaman di sini bisa berarti asik, bahagia dan puas dengan apa yang ada tanpa harus terus menuntut sesuatu yang lebih wah. orang ini biasanya hebat dalam membuat suasana ramai, asik dan bahagia. mereka tidak selalu dituntut untuk tampil cantik, ganteng, bersih, tajir dan semua penilaian sesat yang tidak sepadan dengan nilai cinta itu sendiri. orang seperti ini biasanya lebih banyak punya sahabat dari pada mantan pacar.

gue masih gak ngerti kenapa penilaian fisik masih saja masuk dalam kriteria cinta. bukan, bukan gue marasa didiskriminasikan karena gue jelek (curhat). gue hanya kasihan melihat manusia-manusia yang bangga akan kecantikannya dan jumlah mantan pacar yang meningkat seiring polesan di wajahnya. gue hanya miris kenapa orang masih gak sadar kalau penilaian dalam bentuk fisik akan mengurangi jumlah kadar cinta setiap tahunnya. 

lihat aja noh tetangga kita, ibu-ibu yang dulunya cantik apa makin tua akan semakin cantik? bukan kah semakin bertambah umur kriput dimuka kita juga akan semakin bertambah. lalu bagaimana dengan cinta yang hanya dinilai dari fisik? makin luntur juga kali yaaakk..... hahahha.... :P

kalau gue boleh kasih saran sih, mencintai seseorang itu bukan dari fisik, materi dan segala tetek mbengek yang hanya matayang bisa melihat.cintailah seseorang bukan hanya mata kalian yang bisa menilai tapi hati kalian juga. kenapa hati juga harus menilai? karena dari semua bagian organ ditubuh kita, hanya hati yang bisa menjawab dengan jujur apakah dia baik dan tepat untuk kita titipi cinta. 

gue gak bilang ya kalau mencintai seseorang dari fisik itu salah. kalian boleh kok milih seseorang dari fisik, hidup kan pilihan. kalau udah milih ya tinggal tanggung resikonya. 

oh iya gue ada nih sedikit saran dan harapan buat temen-temen gue yang kece.

"semoga bukan hanya salon kecantikan yang ramai tetapi juga toko buku. main ke toko buku juga gak kalah keren kok sama perawatan di salon, coba sekali-kali otak diisi dengan nutrisi-nutrisi ilmu, bukan hanya rambut dan kulit yang butuh nutrisi."

NB: tulisan ini gak bermaksud menyinggung siapapun, tulisan ini terinspirasi dari film yang barusan gue tonton.

Senin, 20 Agustus 2012

Kamar Tidur Grack


kisah ini berawal dari sebuah pintu rahasia yang tidak sengaja ditemukan Grack di bawah tempat tidurnya. pintu yang tak sengaja terbuka sewaktu ia sengaja menghindari kedatangan ayahnya yang pasti akan memarahinya karena berkelahi dengan salah satu temanya di sekolah. bukan teman sebenarnya, karena teman tidak akan mengganggu Grack setiap kali ia ingin sendiri di gudang sekolahnya. mungkin menyendiri untuk anak seusia Grack yang sedang gemar-gemarnya menghabiskan energinya untuk mengejar gadis di sekolahnya memang sedikit aneh. tapi apakah aneh bila Grack lebih memilih untuk menggambar daripada bergabung dengan mereka? Grack selalu saja
kesal bila mendapat pertanyaan seperti itu.

***

ketika pintu itu terbuka, Grack kaget bercampur penasaran. untuk apa pintu di bawah tempat tidur ini dibuat? 
apa ternyata di rumahnya ada ruang bawah tanah? 
dengan rasa penasaran akhirnya ia pun turun melewati setiap tangga yang ada di balik pintu itu. 
ruangnya pengap, gelap dan dingin. namun Grack tetap memberanikan dirinya untuk terus berjalan. hantinya terus berntanya-tanya. 
apa yang akan terjadi di depan sana? 
apa akan ada drakula penghisap darah yang dikurung keluarganya di bawah sini? 
atau akan ada mayat yang telah mebusuk seperti di film-film detective yang sering ia lihat? 
oh Tuhan, apa yang telah ku lakukan sampai aku berfikir untuk masuk ke ruang ini, kata Grack dalam hati.
keringatnya mulai bercucuran, tanganya mulai gemetar, dia mulai ragu untuk terus melanjutkan langkahnya. ia berdiri, berfikir dalam-dalam. apa aku harus melanjutkan sampai ke bawah, atau lebih baik aku kembali ke kamar? 
ah... kembali ke kamar? bertemu dengan ayah dan membicarakan perkelahianya tadi siang? 
Grack tentu saja lebih baik kedinginan di ruang itu dari pada bertemu dengan ayahnya. 
semenjak kematian ibunya, Grack hanya menghabiskan waktu bertengkar dengan ayahnya di rumah. kadang ia berfikir untuk kabur dari rumah, tapi tentu saja ayahnya akan dengan gampang bisa menemukanya. 
yah, ayah Grack adalah salah satu orang ternama dan mempunyai kekuasaan. sekali mulutnya terucap, orangpun akan senang hati melaksanakan perintahnya.
Grack akhirnya memutuskan untuk kembali berjalan terus melewati tangga-tagga yang sepertinya tak berujung.
***
di titik lelahnya, Grack melihat satu cahaya terang di sana. cahanya yang seperti mengajaknya untuk terus berjalan ke depan, yah sepertinya itu ada jalan.
Grack ternganga, seakan tidak percaya kalau ia sampai di suatu tempat yang terlihat begitu indah. di sana banyak pohon-pohon menjuntai tinggi, bunga warna-warni yang terhampai di setiap rumput yang hijau, dan hah? apa itu seekor tupai yang sedang bernyayi? ah, bukan seekor, tapi dua... ah bukan dua.. tapi tigga... empat.. dan Grack berhenti menghitung tupai-tupai itu karena selain tupai ia juga melihat angsa, kuda, jerapah, gajah dan masih banyak jenis hewan yang sedang berpesta. 
Greck benar-benar heran dan tidak percaya dengan semua yang ia lihat. Grack ingin lari sebelum hewan-hewan yang bisa berbicara bahasa manusia itu menyadari kedatangannya. bisa saja mereka membunuhku, pikir Grack. yah aku harus lari.
namun, sebelum Grack melakukan apa yang otaknya isyaratkan tersebut, si tupai yang sedang bernyayi lebih dulu menyadari kalau ada manusia yang datang ke tematnya.
tupai tak kalah kaget, dan yah semua hewan yang sedang berpesta tak percaya dengan apa yang sedang terjadi di dunianya.
Grack panik, ia berlari masuk ke ruang gelap yang telah membawanya ke temat aneh itu. ia berlari menyusuri tangga yang telah ia lewati tadi. ia berlari dan berlari semakin cepat. Grack memang benci dengan ayahnya, tapi dia juga belum siap jika mati di tangan sekumpulan hewan aneh itu. sesampai di pintu di bawah tempat tidurnya Grack pun langsung keluar dan ah... kepalanya terbentur kayu bagian bawah tempat tidurnya. 
oh shit..!!! sakit....
teriakan Grack terdengar oleh ayahnya yang sudah berada di luar pintu kamarnya, ia memang hampir pergi dari kamar Grack tadi karena tak berhasil menemukan anaknya di kamar. namun yah, suara teriakan Grack tentu akan membawanya kembali lagi ke kamar Grack.
***
Grack dan ayahnya telah berada di ruang keluarga. di sana terpajang foto Grack bersama ibu dan ayahnya, piano, guci-guci antik yang tertata elit dan beberapa foto Grack sewaktu ibunya masih hidup.
"grack, apa yang terjadi tadi siang di sekolah?" ayah Grack mulai mengintrogasi anaknya.
"apa selama ini ucapan ayah hanya kau anggap sampah?" nadanya mulai keras.
grack tetap diam, lamunannya tertuju pada jendela di ruangan itu. cahanya yang masuk mengingatkannya akan kejadian tadi di bawah tempat tidurnya.
"Grack..!!" teriak ayah Grack memecahkan lamunanya.
baiklah, sepertinya kita memang sudah tidak bisa berkomunikasi dengan baik Grack. mungkin sebaiknya ayah mengirimu ke sekolah asrama yang jauh dari rumah. mungkin itu akan hubungan kita lebih baik.
ucapan ayah Grack sungguh-sunguh kali ini. tanpa sadar Grack kaget bercampur sedih, ayah yang selama ini terus mempertahankannya terus berada di rumah ini ternyata sekarang memutuskan untuk menjauhkannya dari rumah. bukankah ini yang kau inginkan Grack? batinya. yah, ini yang aku inginkan, kenapa aku harus sedih, jawaban itu muncul dari hatinya, namun anehnya itu terasa sangat sakit.
grack keluar dari ruang itu dengan hati sakit dan sedih, naun ia belum tahu, kenapa perasaan itu muncul ketika ayahnya mengabulkan keinginannya untuk jauh dari rumah. 
ia berjalan gontai menuju kamarnya, namun ketika memegang gagang pintu, ia ingat akan hewan-hewan di bawah tempat tidurnya. bisa saja mereka mengikutinya tadi dan sekarang sudah sampai di kamarnya untuk siap membunuhnya. 
Grack mulai ragu untuk masuk ke kamarnya sendiri, namun ia lebih ragu untuk meminta tidur bersama ayahnya malam ini. aku hanya perlu teriak jika hewan-hewan itu ada di kamarku, pikir Grack dalam hati. Grak membuka pintu kamarnya pelan-pelan. jantungnya berdetak lebih kencang dari larinya tadi di tangga. ia berharap hari ini hanya bagian dari mimpi yang sebentar lagi terbangun karena pagi.
***
Grack masih memikirkan keputusan ayahnya. ia masih bertanya-tanya kenapa ia harus merasa sedih untuk tinggal jauh dari rumah, tinggal jauh dari ayahnya. 
di sela-sela banyak pertanyaan tentang keputusan ayahnya, terselip mahluk-mahluk aneh tadi siang.itu membuatnya tidak nyaman utuk terus berada di atas tempat tidur. 
apa malam ini akan aman? guman Grack pelan. 
ah, seandainya ibu masih ada aku pasti takan setakut ini.
grack mulai mengingat-ingat kenangan tentang ibunya. ia benar-benar rindu dengan wanita yang paling ia cintai itu. 
***
Grack berjalan pelan menuju kamar ayahnya. ia mengetuk pintu pelan. beberapa ketukan telah membangunkan ayahnya yang sebenarnya belum tidur. 
ada apa Grack? 
ada yang perlu kita bicarakan tentang keputusan ayah tadi siang?
tidak yah, aku hanya merindukan ibu. apa aku boleh tidur di sini malam ini? tanya Grack ragu.
baiklah. jawab ayah Grack singkat.

***
sepanjang malam Grack hanya bisa memejamkan mata, namun fikirannya selalu tentang ayah, ibu dan hewan-hewan di balik tempat tidurnya. 
lusa ia harus sudah meninggalkan rumah ini, mungkin tidak akan ada kesempatan lagi untuk Grack mengetahi apa yanghewan-hewan itu lakukan di bawah tempat tidurnya, atau lebih tepatnya ada kehidupan apa di bawah tempat tidur Grack.
Grack pelan-pelan keluar dari kamar ayahnya, ia menuju kamarnya, menuju pintu di bawah tempat tidurnya. 
ia memberanikan diri lagi untuk kedua kalinya membuka pintu itu dan masuk ke dalam sana. kali ini ia membawa senter, yah di dalam sana amat gelap bodoh untuk tidak membawa alat penerang ketika datang untuk ke dua klinya, pikir Grack.

**bersambung**


Sabtu, 18 Agustus 2012

Lebih suka Menulis Daripada Uang

hai semuanya? how is life?

semoga selalu dalam kasih sayang Allah, bukan dalam kemurkaannya. amin

kali ini gue mau cerita masalah hobi nulis gue ini. seperti yang udah gue ceritain sebelumnya, gue emang punya hobi nulis. udah dari gue SD, entah kelas berapa, yang jelas hobi ini udah mendarah daging, sampai-sampai kalau gak nulis malah jadi galau.

yang namanya nulis itu gampang-gampang susah. gampang kalau kalian emang suka nulis, tapi juga susah kalau kalian nyoba buat nulis aja enggak. ya, menurut gue nulis itu gampang karena terbiasa, kalau urusan bakat mah itu nomor dua.

dalam menulis kita juga harus jujur, kita harus jujur dengan semua yang kita tulis. harus jujur dari mulai fikiran dan hati. mulai lah tulisan dengan semua kejujuran atas apa yang kita fikirkan dan rasakan. kalau udah gitu, kalian gak akan kepikiran buat menjiplak karya tulisan orang lain.

gue sih sebenernya gak tau banyak soal tulis menulis. meski pada dasarnya gue udah belajar menulis dari SD sampai kuliah, belum lagi gue ketambahan dapat beberapa ilmu tentang dunia tulis pas gue masuk dalam dunia jurnalistik kampus. harusnya itu udah jadi modal yang cukup buat nulis dengan baik dan benar. harusnya.

sedikit demi sedikit gue mulai mundur dari dunia jurnalistik, sedikit-sedikit dan mungkin pada akhirnya gue akan benar-benar mundur.

ada beberapa alasan kenapa gue nglakuin itu. gue bukan orang yang gampang terpengaruh akan suatu hal. gue orangnya melihat, mengamati kemudian gue pilah-pilah mana yang menurut pemikiran gue bener dan mana yang salah. kemudian gue baru memutuskan apa yang sebaiknya gue lakukan.
berdasarkan beberapa fakta, hati dan pikiran gue menyatakan ketidak setujuan. oleh karena itu, tindakan gue adalah mundur. meski gue suka banget dunia tulis, tapi gue gak mau bikin hati dan fikiran gue menentang atas apa yang gue kerjakan. toh, tidak menulis di sana gue masih bisa nulis di blog.

setiap orang yang menyukai tulisan, pasti akan terus menulis, bahagia apa bila karyanya dibaca orang lain, dan tersanjung apa bila karyanya dihargai sebagai karya yang menarik.
menurut gue, orang yang menyukai tulis, dia tidak akan memikirkan materi yang akan didapat, dia hanya akan memikirkan karyanya bisa terbit dan dinikmati banyak orang, dan bermanfaat banyak orang. namun sebaliknya, penulis yang tidak jujur, penulis yang tidak jujur kalau dirinya tidak suka menulis, alias hanya kepaksa menulis hanya akan memberikan tulisan sampah yang berharap orang lain mau mebelinya. orang-orang seperti ini yang biasanya merusak esensi menulis itu sendiri.

bertemu dengan orang-orang sepeti ini yang membuat gue mundur dari dunia itu. gue lebih memilih memuaskan hati dan fikiran gue dengan bebas.

sekarang gue memilih menulis karena hobi, bukan karena sesuap nasi. gue mau ngejalanin nulis dengan ikhlas, gue gak mau ngejalain sesuatu hal yang gue suka atas dasar materi. gue tau uang itu penting, tapi kebahagiaan menulis dengan jujur itu jauh lebih penting. kalau bisa gue mau nyari kerja yang pada akhirnya gak akan menggadaikan apapun atas dasar materi. mungkin gue sok gak butuh duwit, padahal gue dari golongan ekonomi bawah. tapi beneran deh, gue gak pernah diajarin sama orang tua gue buat mengukur dan menilai apapun dari materi atau uang. jadi gue gak pernah deh kepikiran buat menggadaikan sebuah kebahagiaan atau kecintaan dengan uang.
tapi hidup memang pilihan sih... jadi terserah kalian mau gimana dalam hidup :)

yang jelas, semua pilihan dalam hidup kita, mencerminkan siapa diri kita sebenarnya.

udah dulu ye.. bye.. :)

Kamis, 16 Agustus 2012

Dia #1

hai semuanya...
apa kabarnya? semoga selalu dalam lindungan sang pencipta dan masih akrab dengan kebahagiaan. amin
sekarang aku lagi seneng karena jumlah pembaca di blogku makin meningkat. aku seneng banget karena ternyata masih ada orang yang mau membaca keluh kesahku yang selalu tak berujung, atau sekedar cerita sederhana dari hidupku yang absurd banget. thanks ya reader :)
sekarang di hidupku lagi penuh dengan cinta dan beberapa pemikiran tentang siapa yang ingin gue ajak menghabiskan waktu bersama kelak. ya aku tau, aku jomblo XD, tapi aku jomblo dengan beberapa alasan. yap, dengan alasan klasik "belum nemu yang cocok". klasik banget ya? iya, tapi itu emang bener, belum ada yang benar-benar membuat kupu-kupu di dadaku terbang, belum ada yang bisa membuat aku mlongo dan berhenti dengan semua sifat keras kepalaku.
semua mahluk Tuhan selalu mempunyai kriteria sendiri untuk memilih siapa yang tepat untuk bersama-sama menghabiskan waktu dan menikmati hidup. semua harus punya. kenapa? karena pada dasarnya cinta terbentuk karena perasaan, karena hati, oleh karena itu kadang otak tidak bisa lagi menghitung dan berlogika dengan cinta.
kalau logika kita udah gak jalan, kita jadi dibutakan oleh cinta. sebelum itu semua terjadi, aku mau menulis beberapa harapan/kriteria pasangan hidupku.

  • aku mau dia yang jujur, bukan karena aku yang selalu menuntut kejujuran dalam hidupnya. dia jujur karena dia tau, kalau aku adalah satu-satunya orang yang dia percaya dalam hidupnya dan dia tidak takut kejujurannya akan membuatku meninggalkannya.
  • aku mau dia yang tenang, karena ketenangannya aku bisa merasa nyaman dengan apapun yang akan terjadi di masa depan. 
  • aku mau dia yang mampu berjalan di sampingku, bukan karena dia tidak mampu untuk berjalan di depanku. dia memilih berjalan di sampingku agar kita bisa menjalani hidup ini berdampingan.
  • aku mau dia yang satu keyakinan denganku, bukan karena aku yang tidak menghormati kebanekaan negaraku, tapi aku ingin meyakinkan bahwa kelak kita bukan hanya bersama di dunia, namun juga di akhirat. amin
  • aku mau dia yang berbahu lebar, sehingga seluas apapun keluh kesahku, dia selalu ada tempat untuku bersandar.
  • aku mau dia yang bermata tajam, bukan untuk mengawasiku. aku ingin dia yang bermata tajam agar tanpa bercerita, dia tau apa yang harus dia lakukan untuk memastikan bahwa aku baik-baik saja.
 itu baru beberapa, kelak aku bakalan bahas lebih detail tentang kriteria di atas. info gak penting sih, tapi cupa pengin share aja sama kalian. :D

Sabtu, 11 Agustus 2012

lebaran itu kumpul

hai kawan semua...
how is life???
heemm, bentar lagi lebaran yah? ngomong-ngomong apa aja nih yang udah dipersiapkan buat lebaran tahun ini? pasti segala hal dilakukan dengan special kan? pasti dong, lebaran kan perayaan satu tahun sekali di mana kita bisa kumpul keluarga, sahabat, teman dan orang-orang yang kita rindukan karena sudah lama tak jumpa.
untuk memperingati lebaran sendiri banyak banget hal yang biasanya dipersiapkan, seperti; baju baru, sepatu / sendal, mukena, kue, ngecat rumah, poles muka dan masih banyak hal lain yang biasa dilakukan agar pede buat ketemu sama mereka.
ada orang yang memang benar-benar ada buat melakukan itu semua. biasanya orang seperti itu berasal dari kelas ekonomi atas, yang memang selalu mempunyai uang lebih untuk melakukan hal yang ber-lebih-an. ada juga orang yang memang hanya cukup, namun sengaja membuatnya berkesan gue mampu kok, hingga gak sadar kalau di hari kemenangan dia justru kalah dengan hasutan setan tentang satu kata "keborosan". yang terakhir adalah tipe yang ketiga, masayarakat dari kalangan bawah yang untuk merayakan lebaran dengan baju lusuh, dengan kue yang dibeli diwarung dengan harapan harganya tidak semahal beras yang ia makan sehari-hari, dan untuk membuat tetangga atau sanak famili datang, ia sengaja menyisahkan uang makannya untuk membeli sirup, tau kenapa? supaya nanti apa bila ada yang sanak saudara yang datang ke rumah, dia mau mencicipi hidangan yang tersedia, walau hanya air yang berwarna.
lebaran sendiri buat gue gak ada yang special, kecuali kumpul keluarga. sehingga, ketika gue kumpul sama keluarga-keluarga gue, gue merasa itu adalah lebaran. simple ya? ya gue memang gak suka hal semacam baju baru dengan model baju-baju syahrini agar orang kampung yang kerjanya berladang itu bisa tercengang melihat kemewahannya, atau muka licin karena punya uang banyak buat facel dan luluran tiap minggu. yah, gue gak suka itu. gue gak suka dengan hal yang membuat orang disekitar gue gak nyaman atau merasa rendah karena sifat glamor yang berlebihan. gue gak mau mereka kagum karena itu. gue juga gak mau kalau sewaktu-waktu gue ngomong sama mereka, mereka juga merasa minder dengan apa yang sedang gue bicarakan. intinya, gue ingin sebisa mungkin membuat orang-orang di sekitar gue nyampan dengan gue dan nyaman dengan diri mereka sendiri ketika bersama gue.
sepertinya semenjak gue mulai belajar tentang arti dihargai, gue udah mulai gak nyaman dengan lebaran. gue suka puasa, dan sebisa mungkin gue gak batalin puasa. tapi, ketika sadar lebaran akan segera datang, gue langsung sedih. gue sedih karena gue sadar, perayaan yang gue rayain setelah puasa sebulan hanyalah sebuah ajang pamer fashion, pamer kekayaan, dan pamer kesuksesan. gue gak nemuin arti kemenangan sesungguhnya setelah puasa panjang, hal yang paling berkesan hanya meneteskan air mata ketika bersujud mohon ampun ke pada mama dan babeh atas beberapa hal yang gue lakukan yang salah kepada bliau. 
 

Kamis, 09 Agustus 2012

lagi muak #facebook

hai.. hai semua....
gimana kabar hari ini?
long time no see??? not at all... kemaren kan gue abis nulis juga di blog ini... hehehe..
kali ini gue mau nulis pake bahasa yang santi aja,
emang biasanya resmi gitu sep???
hehehhe... iya juga ya, gue emang selalu nyatai.. wkwkwkwkwk...
jadi gini, awalnya gue sih mau niat revisi beberapa kesalahan di skripsi gue, mana tau gitu besok diacc buat disidangin.. amin ya Allah.. :D
tapi berhubung pas gue buka laptop dan tanpa sadar buka facebook dan ngliat beberapa status temen-temen ataupun beberapa orang yang gue kenal rada bikin perih mata, akhirnya gue mutusin buat nulis di blog.
gue sih sebenernya bukan tipe yang mau ikut campur sama urusan orang lain, ataupun kepo yang mau tau aja kehidupan orang lain. gue cuma mau jadi normal, gue punya mata ya buat ngliat, gue bisa baca ya gue jadi baca, dan gue punya otak, jadi gue mikir.
gue sekarang itu rada jijik sebenernya kalau lihat status orang yang cinta-cinta mulu di facebook. bukan, bukan karena gue iri. iya, gue emang jomblo. tapi gue gak senista itu buat ngemis-ngemis cinta kok. gue fine, gue gak ada masalah sama sekali sama kejombloan gue, dan kenapa yang lain galau sekali dengan status jomblo? bukanya malu ya kalau lu nujukin lemahnya hati lu di depan umum? kalau bisa kejelekan kita hanya orang terdekat aja lah yang tau, emang lu bangga gitu kalau dibilang mrs or mr. galau? ? bangga? oh ya sudah lah.....
bukan hanya itu aja sih sebenernya. masih banyak lagi yang gue heranin sama pengguna jejaring sosial ini. mereka gak segan-segan mamerin foto-foto mereka pas lagi ciuman lah, pelukan lah atau foto seksi bareng doi. eelah.... segan dikit lah... di facebook kan bukan cuma kalian doang penggunanya. malu dikit kek, kasihan orang tua lu punya anak gak tau malu gitu.. pamer foto-foto mesra pula tuh di depan umum... biar apa sih?? biar dibilang keren?? biar dibilang gaul??? atau biar dibilang "nih gue dong pinter banget bikin maksiat!" gitu ya? oh gituuu....
aahhh... lupa.....
bulan puasa kok gue malah ngatain orang mulu ya?? hahaha... haduh... tobat..... tobat.....

Kamis, 02 Agustus 2012

Bermimpi Lagi

hai kamu, kamu, kamu... bagaimana kabarnya? semoga selalu bahagia dan bersyukur karena masih diizinkan bernafas oleh yang maha pencipta.
udah lama banget aku gak ngepost setelah ucapan selamat berpuasa beberapa minggu yang lalau. sebenarnya udah ada niat mau ngepost beberapa tulisan, eh maksudnya beberapa curhatan ding tapi batal. alasannya tidak lain dan tidak bukan karena satu kata yaitu "malas".
malas sepertinya musuh dari suatu kesuksesan ya? contohnya aja kalau malas belajar pas mau ujian, pasti gak sukses dalam mengerjakan soal-soal ujian, ataupun kalau bisa mengerjakan soal pun paling juga gak sesukses kalau kita ngerjain soal dengan didului bejar. ini sama nih kasusnya sama yang aku alami sekarang, males banget ngerjain skripsi, jadinya gak sukses-sukses deh komprenya. Ya Allah, mudahkan lah jalan menuju wisuda, amin.

sekarang aku gak lagi terlalu memusing kan skripsi sih sebenarnya. mau santai aja ngejalaninnya. yang penting aku punya target kapan bisa selesai dan kompre sesuai deadline yang aku buat. jadi doain aku ya biar bisa menang melawan setan malas ini. :)
oh iya beberapa waktu lalu aku buat sketsa baju, kamu kamu pada tau kan kalau aku ini suka gambar dan nulis? nah selain suka gambar dan nulis gue juga sebenarnya tertarik sama dunia fashion. rasa suka sama fashion bukan baru-baru ini aja sebenarnya. kalau gak salah udah dari aku kecil. entah daru umur berapa, yang jelas aku masih SD kelas 1 atau kelas 2 gitu.
dulu pernah juga aku buat baju dari baju-baju mama yang menurut aku keren, terus aku potong dan jahit tangan. pernah juga kain batik panjang (jarit dalam bahasa jawa) aku buat gaun dengan design sangat sederhana. setelah selesai aku jahit, aku pake deh. eh ternyata temenku suka juga, dia minta dibuatin juga. selain baju untukku sendiri, aku juga buat baju untuk boneka-bonekaku. dulu juga udah ada yang sempet beli baju boneka buatanku loh, lumayan kreatif juga dulu aku ya? cuma seiring proses pertumbuhanku yang semakin menginjak masa puper, akhirnya waktu yang bisa aku manfaatkan buat hal-hal yang bisa improve my skill kebuang sia-sia deh. terus sekarang aku nyadar kalau bakat jadi penjahit udah ada semenjak aku masih kecil.
ada pepatah yang mengatakan kalau lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali. so, aku putusin buat terlambat nyadar dan harus benar-benar sadar kalau gue punya bakat, meski kecil. toh tidak ada salahnya mengasah bakat kita dengan belajar kan? nah sekarang aku udah mulai design beberapa baju yang ada di khayalanku.
ternyata menonton TV tidak hanya membawa dampak buruk buat kita loh, kemaren aku nonton acara TV. aku termasuk yang gak suka acara haha hehe gak jelas, ataupun sinetron yang ceritanya basi menurutku. aku lebih suka acara yang bisa improve my knowledge, nah kemaren aku gak sengaja nonton acara semacam on the spot gitu lah. nah di sana ada orang yang hanya menggunting-gunting kaos aja bisa jadi bagus, dan banyak artis hollywood yang minta jasanya untuk membuat kaosnya tampak keren, dah wah... kaosnya memang tampak keren.
setelah acaranya selesai, aku langsung buka laptop dan browsing tentang cara membuat kaos seperti itu. setelah melihat beberapa contoh, langsung deh aku praktekin ke beberapa kaos yang udah gak aku pakai. hasilnya amazing...!! aku bisa buat kaos yang awalnya biasa banget jadi lebih gaya.
karena aku pingin pamerin keteman-temanku, jadi pas nana dan oci datang ke rumah aku sengaja memakai kaos yang tadi aku buat kaya di youtube. dan alhamdulilah mereka sepertinya takjub dan suka. beberapa hari setelah itu aku datang ke kos setelah pulang dari kampus. eh temen-temen di kos wati pada minta dibuatin. wati aja sengaja nyiapin beberapa baju buat aku potong-potong.
senang deh bikin sesuatu yang baru dan bisa buat orang terpesona dengan karya yang aku buat. jadi kepingin buat butik deh. buat baju-baju yang bagus tapi tetap mencerminkan budaya timur tapi gak kalah hebat sama budaya barat. pingin buat baju yang bagus, terus aku bagi-bagi deh pas lebaran sama orang-orang yang gak mampu. pingin buat baju dan membahagiakan orang yang memakainya. intinya sih pingin buat suatu karya yang bisa bikin orang-orang terpesona dan bahagia.
bermimpi memang menyenangkan ya? tapi proses meraih mimpi menjadi kenyataan gak kalah menyenangkan juga kok asal kita menikmati setiap usaha yang kita lakukan dengan ikhlas dan pantang menyerah. bayangin deh dengan mimpi, kita bisa melihat senyum bahagia banyak orang. ah indahnya.......
wah... pemimpi banget ya aku ini. semoga kamu, kamu dan kamu gak bosen-bosen yang berkunjung di blogku...
udah dulu ya, kalau ada mood nanti disambung dengan cerita lain lagi...
bye.... :*

NB: sketsa design baju belum bisa dipublish soalnya hape rusak dan skening di printer rusak so, tunggu aja next time ya kalau hape udah aku benerin. :D