Sabtu, 24 Mei 2014

Buat Para Pemerhati Septi


Pernah mendengar saya memberikan pernyataan kalau saya sepertinya mahluk yang datang dari mars?
Sepertinya pernyataan itu cukup beralasan. Saya memang terlihat berbeda dari manusia-manusia di bumi. Terutama di lingkungan kerja saya. Oleh karenanya semua orang sibuk menatap dan membicarakan saya. :p

Seperti yang kalian ketahui kalau saya ini memang seorang guru dan seorang pekerja social. Namun sebagaian besar waktu saya habisakan untuk online, jalan-jalan dan tidur.

Setiap bulan pemerintah menggaji saya sebagai pendamping PKH dan sekolah juga menggaji saya sebagai tenaga pengajar mata pelajaran bahasa inggris. Faktanya saya lebih pandai mengajarkan bahasa tubuh kepada mereka. :P

Saya adalah salah satu guru yang perlu diawasi, paling brisik, paling heboh (meski bukan saya pemenang guru terheboh) dan paling banyak digosipkan itu kata mereka.

Banyak sekali orang-orang yang membicarakan saya di belakang. Bagi mereka sepertinya menjelek-jelekan nama saya sungguh sangat menyenangkan ketimbang berzikir. 
Umur orang siapa yang tau?

Bukan maksud saya mendoakan mereka yang tukang ngomongin saya di belakang biar cepat mati loh ya?

Tapi nama saya itu sudah baik dari sononya. Mau dijelek-jelekin macam apa juga gak ngaruh bro. :P

Saya juga gak paham saya perlu diawasi yang macam apa?

Memangnya saya koruptor yang kelak akan kabur ketika kasus korupsinya nanti kebongkar?

Saya bukan koruptor bro, awasi saya mereka yang sudah jelas-jelas banyak gak jujurnya masalah uang. :P

Atau karena saya sering tidak memakai jilbab ketika saya sedang jalan di luar?

Yang jelas saya tidak mengajarkan anak didik saya menjual diri. Saya juga tidak mengajarkan anak didik saya berpakaian sronok. Sejauh ini juga saya tidak berpakaian sronok. Jadi kalau masalah pakaian jadi masalah. Mending akhlak kalian dulu saja lah dibenerin. Toh saya juga tidak menggangu suami atau pun pacar kalian dengan saya tidak memakai jilbab.

Saya paling gak tau kenapa ketika saya belum datang kebanyakan mereka mencari saya dan ketika saya datang mereka mengolok-olok saya kalau saya brisik.

Bro, kalau mau muji saya orangnya ramai puji saja dengan baik. Saya tahu persis kalian cinta sekali dengan kehebohan-kehebohan saya. :p

Saya memang tidak bisa diam. Ada saja yang saya kerjakan. Bikin ini dan itu. Yang semanya itu buat seru-seruan doing. Beberapa menyebutnya kekanak-kanakan. Beberapa menyebutnya lucu-lucuan. Saya mengartikan “kalian itu membosankan, makanya saya berbuat seperti ini”. :P

Masalah gossip ini itu.

Saya yang begini dan saya yang begitu.

Saya sedang dekat dengan siapa?

Saya itu pacarnya siapa?

Saya kemaren seperti ini dan kemarennya lagi seperti itu.

Jalan sama ini dan jalan sama itu.

Apa yang ingin kalian tahu? Tanyakan saja. Namun ketika saya sudah menjawabnya, mohon dipercaya saja kalau jawaban saya itu benar dan tidak pelu menerka dan menduga lagi dan membuatnya menjadi gossip yang semakin heboh.

Saya yang jomblo kok kalian yang rebut?

Saya dekat sama siapa juga gak papa toh?

Selama yang saya dekati juga masih single gak papa toh?

Jadi saya minta stop deh nggosipin saya. gak guna buat hidup kalian. Yang ada nambah dosa. Makin lama di neraka. Saya mah malah rontok dosa-dosanya. Meski gantinya kuping saya mesti setiap hari panas. :P
Jaga ya hatinya. Kalau tiap hari hatinya sakit lama-lama busuk loh, bro. 







Tidak ada komentar:

Posting Komentar