hai...
Sejujurnya saya sendiri bingung. saya ini sedang menyapa siapa?
ya, saya hanya sedang menyapa diri saya sendiri.
Sudah banyak hal yang terjadi dari hari terakhir saya menulisdi blog ini. Banyak hal-hal yang membuat saya bahagia, sedih, kecewa dan kemudian saya harus menyadari itu semua adalah bagian dari hidup yang akan terus bergulir. Akan terus terjadi hingga pada akhirnya Tuhan memanggil kita untuk kembali.
Ayah saya meninggal dunia. Tuhan memanggil bliau tepat di satu hari sebelum Adik saya berulang tahun.
Saya rasa Ayah saya sudah tenang. Hati saya yang mengatakan demikian. Bliau orang baik, bahkan akan tetap baik meski sebagian orang yang dia cintai sering menghianatinya. Sering menyakitinya.
Saya ingin berceritabanyak tentang ayah saya yang sungguh baik itu. Tapi bukan di sini. Bukan waktu ini.
Saya sedikit sedang bersedih. Entah lah,mungkin bukan bersedih, melainkan sedikit kaget.
Ya, saya sedikit kaget dengan guncangan hal-hal yang terjadi akhir-akhir ini. Banyak hal yang akhirnya harus saya fikirkan dan harus saya sikapi dengan bijak sana.
Ya, saya rasa saya belum cukup bijak untuk beberapa hal disana dan di sini. Namun saya akan terus berusaha untuk bisa melakukan yang terbaik.
Menulis adalah media saya untuk berkomunikasi. Mengurangi fikiran berat yang selalu mengikuti saya. Tentu saja saya punya teman. Saya mempunyai banyak teman. Tapi entah lah. Saya bukan meremehkan mereka. Saya hanya belum mampu meceritakan beban ini kepada orang lain.
Bisa kah hanya saya yang memikul beban ini Tuhan? Saya sungguh tidak ingin mereka merasakan apa yang saya rasakan.
Tuhan, sebesar apa pun cobaan yang tuhan berikan. Saya mohon, jangan pernah berhenti untuk memeluk saya. Hal yang paling saya takutkan adalah Tuhan pergi dari sisi saya. Harus kepada siapa lagi saya bersandar kalau bukan kepada Tuhan?
Saya percaya, semua ini kelak akan mampu saya lewati selama Tuhan terus memeluk dan membimbing saya.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar