Selasa, 19 Februari 2013

Program TV


Tontonan TV malam ini aku mulai dari acara musik. Seperti biasa, aku bisa saja langsung bosan jika musik yang disajikan berisikan syair-syair dengan lirik cemen. Benar saja, acara musik malam itu diisi oleh musisi-musisi muda yang tenar karna karya yang karbitan. Bukan jiwa seni yang ada dalam darahnya. Tidak sepertimu sayang.
Aku menggantinya dengan tayangan berita. Banyak hal yang akan aku dapat di sana. Jurnalis selalu saja pandai membuat pemberitaan yang mengada-ada akhir-akhir ini. Banyak yang menarik, banyak juga yang tidak. Namun lebih banyak yang tidak sayang, kamu tahu kenapa? Di sana tidak ada satu pun berita yang mengabarkan tentangmu. Kau tahu persis, aku adalah penikmat beritamu yang paling setia.
Tidak akan aku buang waktuku dengan sia-sia. Aku ganti dengan tayangan paling dikagumi para tante-tante yang mulai menua. Sinetron. Apa bagusnya tayangan itu? Semuanya palsu, semuanya terlalu mengada-ada. Aku tahu persis, banyak yang akan setuju dengan pendapatku ini. Kecuali ibu-ibu itu. Mungkin bagi mereka, sinetron akan tampak mengasikkan dari pada tampang suaminya. Jangan takut sayang, kelak ketika aku sudah menjadi ibu dari anak-anakmu, wajahmu yang kriput itu pun masih lebih bagus dari pemeran utama pria di sinetron mana pun.
Untuk apa melihat tayangan sinetron. Bukan kah film akan jauh lebih bagus kwalitas ceritanya dibanding certa di sinetron? Kali ini film yang ditayangkan adalah harry pother. Aku tahu kau tidak suka film ini. aku tidak akan menjadikan apa yang kamu tidak sukai menjadi apa yang aku suka. Kamu adalah yang aku suka, maka aku juga harus menjadi apa yang kamu suka. Meski beberapa orang menjadi tidak suka melihat apa yang mulai aku jalani. Bagiku, cukup kamu suka. Maka semua akan indah.
Film favoriteku menjadi bukan favoriteku adalah sudah biasa bila di sana ada nama kamu yang mendasarinya.oleh karenanya, aku sudah mlai membiasakan diri membaca buku. TV menjadi tontonan paling konyol akhir-akhir ini. dan kamu adalah kekonyolan berikutnya karena berhasil merubahku.
Terimakasih para creative, kalian berhasil membuatku muak dengan semua acara TV di mana kalian dipekerjakan. Masih adakan orang yang sadar kalau hidup bukan melulu soal uang? Masih adakah yang sadar jika membuat apa yang kita suka adalah wujud dari mencintai mimpimu?mencintai dirimu, mencintai kewarasanmu?
Yah, tidak akan ada yang mau membaca atau pun mendengar celotehan seorang pengangguran yang masih percaya dan berjuang dengan mimpinya memang. Apa lagi bila masih meminta uang pulsa kepada mama.
Iya, saya septi yang sok menasehati dan menggurui anda. Jangan terlalu dipercaya, kalau ketika membaca tulisanku saja kamu masih melihat isi kantong atapun dompetmu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar