hal yang paling susah dilakukan pada manusia-manusia "labil" menurut gue adalah jadi diri sendiri. di mana lo gak perlu menjadi seseorang yang menjadi gambaran sketsa sempurna orang lain demi dianggap keren atau gaul oleh sebagian golongan. kalau gue lebih suka menamai krisis jati diri ini dengan sebutan pencitraan.
fenomena pencintraan sendiri menurut gue sedang marak-maraknya di indonesia. apa lagi sejak munculnya facebook dan twitter atau jejaring sosial lain yang makin gencar saja muncul.
bagi sebagian orang saja misalnya, apa bila tidak mempunyai facebook atau twitter orang pasti akan langsung menilai gaptek atau malah katro. gak punya account di jejaring sosial dicitrakan "katro" (pencitraan).
contoh paling gampang dari fenomena pencitraan itu sendiri adalah di jejaring sosial yang paling popular di indonesia yaitu facebook. sebagaian besar penduduk indonesia pasti mempunyai minimal satu account facebook. dari mulai anak yang masih ingusan kaya murid gue di smp sampai abg tukang jual lontong sayur langganan bulik juga punya facebook. ah, pokoknya di indonesia yang namanya update status di facebook sampai punya pacar dari facebook itu udah biasa. yang lebih parahnya lagi ada berita sekitar satu tahun yang lalau kalau ada yang minggat bareng pacar yang di kenalnya di facebook. ada juga yang mengalami pelecehan seksual dan penculikan gara-gara ketemuan sama teman yang didapatnya dari facebook. sumpah absurd dan bodoh banget menurut gue!
kejadian kaya mempunyai account facebook lebih dari satu, pakai nama samaran alias gak asli, update status sok kritis dan sok britis, ada juga yang kesannya udah gak tahan dengan HIDUP, tiap hari update status pingin mati, tapi herannya gak mati-mati (takut bunuh diri atau cuma sedang meratapi hidup gue juga gak tau) ada lagi fenomena habis galau terbitlah move on. semua orang beramai-ramai update status kata "galau dan move on" katanya sih gak galau gak gaul. tapi kalau ditanya definisi galau aja gak tau, ujung-ujungnya tanya si mbah pinter alias google. ah pencitraan biar dibilang gaul dan si anak-anaknya gaul... gak galau gak gaul yah?
gue sendiri bukan tipe orang yang setiap menit update status atau share photo amatir yang ngliatin muka dengan berbagai ekspresi kaya manyun, nyengir sambil ngliatin gigi berpagar besi, atau foto dengan gaya kamera jauh diatas kepala biar kita nengadah kaya leher patah. gue gak share photo-photo gue bukan karena gue emang gak punya kamera ya, jamannya hape gue ada kamera juga gue gak doyan yang namanya sahre photo matir gituan. apa lagi sekarang hape gue hape jaman majapahit. tapi intinya sih gue pingin di padang sebagai gue yang sama kaya di dunia nyata mereka mandnag gue. gak mau sok gaul sih di facebook, menag dasarnya katro sih mau gimana dong? hahahahhaa
selain update status yang entah apa maksudnya (biar orang penasaran dan komen) dan berbagai photo kepalsuan tercipta, anehnya yang paling dasar adalah info yang mereka cantumkan di profile mereka. banyak banget ngakunya tinggal di sini dan sekolah di sini. kerja di sini dan sebagai ini. menikah dengan si ini, berpacaran dengan itu dan bertunangan dengan si anu. gue nih orangnya gini dan gue nyari yang kaya gini. wah pencitraan banget si nih ah. kalau dasarnya keren mah keren ajah. pencitraan banget yah biar keren..ohok... ohok... wah... makin jago ngeboong aja nih orang-orang di indonesia kaya para pejabatnya. LOL.
ah itu semua demi pencitraan "baik" dan "keren" dari para "pembacanya update statusnya" walau kamu sendiri harus membuat skteta orang lain, gambaran lain intuk mendapatkan pencitraan itu. padahal, menjadi diri sendiri adalah yang paling menyenangkan dan menenangkan dalam hidup. apa anane bae lah yah.....
heheheeheheh... :D

Tidak ada komentar:
Posting Komentar