Kamis, 17 Januari 2013

Hari Kemarin



Kemarin kita masih bersama. Saling menanyakan kabar, meski kita sudah tahu jawabnya.

Kemarin kita masih bersama. Enggan menutup telfon lebih dulu. Berharap waktu lebih lama dari sekedar 24 jam. Hanya ketika kita bersama.

Kemarin kita masih bersama. Berdiskusi tentang apa saja yang menyangkut di otak kita. Mestinya kita jujur saja, di otak kita hanya ada kata aku dan kamu. Kata kita.

Kemarin kita masih bersama. Saling bercerita tentang mimpi kita masing-masing. Saling menasehati, saling menyemangati.

Kemarin kita masih bersama. Saling memanggil sayang, bertukar kasih.

Kemarin kita masih bersama. Sakitku adalah sakitmu, bahagiaku adalah bahagiamu. Lucu, bagaimana bisa begitu?

Kemarin kita masih bersama. Saling berkata cinta, bertukar kalimat manis.

Kemarin kita masih bersama. Merayu semesta tentang wujud kata kita. 

Kemarin kita masih bersama. Berama-sama belajar bahasa kita berdua. Bahasa kasih yang semakin fasih.
Kemarin kita masih bersama. ketika kamu tak pernah lelah paham tentang kegusaranku.

Kemarin kita masih bersama. Ketika kamu masih merasakan angin-angin yang sengaja membawa rinduku, membasuh lelahmu.

Kemarin kita masih bersama. ketika aku belum tersesat begini jauh mencari jejak-jejakmu yang kian menjauh.

Kemarin kita masih bersama. ketika aku selalu tahu jalan pulang menuju rumahmu.

Kemarin kita masih bersama. ketika kamu masih meninggalkan remukan roti. Pertanda jalan menuju hatimu.

Kemarin kita masih bersama. saat cinta kita rasakan dengan hati.

Kemarin kita masih bersama. aku merindukan hari kemarin. Ketika kata aku dan kamu, masih menjadi kita. 

apa rindu ini menjadi kepunyaanmu juga?

1 komentar: