Tanggal 14 februari selalu diidentikan dengan hari valentine atau hari kasih sayang. Hari valentine juga dianggap orang sebagai hari romantis, apa lagi untuk sebagian pasangan muda mudi yang sedang berbunga-bunga karena cinta, jatuh cinta lah istilahnya.
Di hari ini barang-barang seperti coklat, bunga dan boneka adalah hal yang umum kita jumpai. Coklat dengan bebrbagai bentuk , bunga yang indah dan boneka lucu selalu menghiasi sudut tempat umum seperti mall, kafe dan tempat nongkrong ala pasangan muda.
Banyak kontroversi mengenai hari ini. Ada yang setuju merayakan, ada juga yang dengan tegas membenci dan tidak peduli dengan hari ini. Untuk beberapa orang yang dengan senang hati dengan hari valentine, mereka akan memburu berbagai macam barang di atas untuk diberikan kepada seseorang yang spesial dalam hidupnya. mempersiapkan dengan maksimal mungkin, seakan hari itulah bukti cintanya akan tersampaikan. sedangkan untuk yang tidak menyukai sebutan hari valentine, mereka akan memberikan opininya dengan berbagai macam alasan untuk mengatakan tidak untuk valentine.
Sebelum menulis, aku sendiri telah membaca artikel mengenai hari valentine salah satunya dalam artikel http://ugiq.blogspot.com/2010/01/sejarah-hari-valentine-mitos-valentine.html . Setelah aku membaca artikel ini aku simpulkan bahwa hari valentine adalah budaya romawi. Ya budaya romawi yang sampai sekarangpun masih banyak sekali versi yang mengakibatkan simpang siur tentang sejarah hari ini.
Kita sebagai orang indonesia tentu mempunya budaya yang berbeda dengan romawi. Kebanyakan dari kita senang meniru atau mengkuti trand dunia barat yang terkesan lebih keren dari pada budaya kita. Tak heran bukan, beberapa dari kita akan merasa bangga saat beberapa kaliamat yang kita buat bercampur dengan bahasa inggris. Sepeti contoh ketika kita bisa mengucapkan kalimat-kalimat bahasa inggris dengan lancar, kita akan langsung mendapat pujian, namun ketika kita terbatah-batah apa lagi sama sekali tidak tahu bahasa inggris akan dicemooh dan dipermalukan layaknya kita anak yang tidak mengenyam pendidikan. Seperti lirik lagu band jamrud.
" ya terang aja seleramu berubah karena terlalu lama gaul sama turis, jadi hobinya denger yang inggris-inggris biar bingung asal britis".
"biar bingung asal britis"
Lirik diatas benar-benar masuk banget ke hati. asal dibilang britis, keren mau bingung, ya bingung deh asal gak dibilang kuper, kampungan, dan alay.
Sama kaya hari valentine ini. Aku yakin sebagain dari mereka yang merayakan tidak mau tau dan cari tau mengenai sejarah hari valentine. Bagai mana hari ini bisa terjadi dan kenapa kita harus merayakan dengan sesuatu yang manis dan romantis.
Memberikan cinta kepada seseorang yang spesial di hati kita tentu bukan hal yang salah. membuat hati seseorang bahagia dan tersanjung merupakan hal yang baik dan Tuhan tentu menyukainya. Namun, mengingat hari valentine yang tidak diajarkan di agama manapun dan sejarahnya di romawipun masih simpang siur kenapa tidak kita menjadi cerdas dan melakukan hal-hal yang cerdas pula.
Kasih sayang tentu saja harus selalu kita berikan kepada semua orang, terutama orang-orang yang mempunyai tempat kusus di hati kita. tidak harus tanggal 14 februari, tidak harus mengikuti budaya luar. romantisme mempunyai caranya sendiri dan yang spesial adalah yang unik dan tidak umum. Bahagiakan lah orang-orang disampingmu dengan ketulusanmu, bukan berdasar budaya penirumu. yakin lah mereka akan lebih menghargai itu.
Aku menulis ini bukan karena iri dengan coklat dan bungayang tak pernah aku dapat. boneka yang tak kunjung tambah apabila tidak membelinya sendiri. Aku menulis ini lebih kepada pertanyaan "bisa gak sih anak muda indonesia menjadi diri mereka sendiri?"
Ini urusan cinta kawan. urusan hati. Bukan seberapa jauhkan gaya berpacaran kamu mengikuti trand.
Berilah selalu yang terbaik untuk orang-orang yang ada di hatimu, setiap hari, jam, menit dan detik yang kamu punya. Bukan hanya di 14 februari.
Di hari ini barang-barang seperti coklat, bunga dan boneka adalah hal yang umum kita jumpai. Coklat dengan bebrbagai bentuk , bunga yang indah dan boneka lucu selalu menghiasi sudut tempat umum seperti mall, kafe dan tempat nongkrong ala pasangan muda.
Banyak kontroversi mengenai hari ini. Ada yang setuju merayakan, ada juga yang dengan tegas membenci dan tidak peduli dengan hari ini. Untuk beberapa orang yang dengan senang hati dengan hari valentine, mereka akan memburu berbagai macam barang di atas untuk diberikan kepada seseorang yang spesial dalam hidupnya. mempersiapkan dengan maksimal mungkin, seakan hari itulah bukti cintanya akan tersampaikan. sedangkan untuk yang tidak menyukai sebutan hari valentine, mereka akan memberikan opininya dengan berbagai macam alasan untuk mengatakan tidak untuk valentine.
Sebelum menulis, aku sendiri telah membaca artikel mengenai hari valentine salah satunya dalam artikel http://ugiq.blogspot.com/2010/01/sejarah-hari-valentine-mitos-valentine.html . Setelah aku membaca artikel ini aku simpulkan bahwa hari valentine adalah budaya romawi. Ya budaya romawi yang sampai sekarangpun masih banyak sekali versi yang mengakibatkan simpang siur tentang sejarah hari ini.
Kita sebagai orang indonesia tentu mempunya budaya yang berbeda dengan romawi. Kebanyakan dari kita senang meniru atau mengkuti trand dunia barat yang terkesan lebih keren dari pada budaya kita. Tak heran bukan, beberapa dari kita akan merasa bangga saat beberapa kaliamat yang kita buat bercampur dengan bahasa inggris. Sepeti contoh ketika kita bisa mengucapkan kalimat-kalimat bahasa inggris dengan lancar, kita akan langsung mendapat pujian, namun ketika kita terbatah-batah apa lagi sama sekali tidak tahu bahasa inggris akan dicemooh dan dipermalukan layaknya kita anak yang tidak mengenyam pendidikan. Seperti lirik lagu band jamrud.
" ya terang aja seleramu berubah karena terlalu lama gaul sama turis, jadi hobinya denger yang inggris-inggris biar bingung asal britis".
"biar bingung asal britis"
Lirik diatas benar-benar masuk banget ke hati. asal dibilang britis, keren mau bingung, ya bingung deh asal gak dibilang kuper, kampungan, dan alay.
Sama kaya hari valentine ini. Aku yakin sebagain dari mereka yang merayakan tidak mau tau dan cari tau mengenai sejarah hari valentine. Bagai mana hari ini bisa terjadi dan kenapa kita harus merayakan dengan sesuatu yang manis dan romantis.
Memberikan cinta kepada seseorang yang spesial di hati kita tentu bukan hal yang salah. membuat hati seseorang bahagia dan tersanjung merupakan hal yang baik dan Tuhan tentu menyukainya. Namun, mengingat hari valentine yang tidak diajarkan di agama manapun dan sejarahnya di romawipun masih simpang siur kenapa tidak kita menjadi cerdas dan melakukan hal-hal yang cerdas pula.
Kasih sayang tentu saja harus selalu kita berikan kepada semua orang, terutama orang-orang yang mempunyai tempat kusus di hati kita. tidak harus tanggal 14 februari, tidak harus mengikuti budaya luar. romantisme mempunyai caranya sendiri dan yang spesial adalah yang unik dan tidak umum. Bahagiakan lah orang-orang disampingmu dengan ketulusanmu, bukan berdasar budaya penirumu. yakin lah mereka akan lebih menghargai itu.
Aku menulis ini bukan karena iri dengan coklat dan bungayang tak pernah aku dapat. boneka yang tak kunjung tambah apabila tidak membelinya sendiri. Aku menulis ini lebih kepada pertanyaan "bisa gak sih anak muda indonesia menjadi diri mereka sendiri?"
Ini urusan cinta kawan. urusan hati. Bukan seberapa jauhkan gaya berpacaran kamu mengikuti trand.
Berilah selalu yang terbaik untuk orang-orang yang ada di hatimu, setiap hari, jam, menit dan detik yang kamu punya. Bukan hanya di 14 februari.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar